SLIDE 1
 
 
1
2
Iklan_herbaVOMITZ
iklan_bjbsyariah
iklan_bnisyariah
iklan_hajimoelseafoodpusat
iklan_infaqcenter
iklan_majalahalbahjah
iklan_muamalat
 

Attention: open in a new window. PDFPrintE-mail

Subhanallah, pada tanggal 2 Desember 2016 membuat sejarah baru.
Jutaan umat muslim melaksanakan sholat jumat di Monumen Nasional,
Monumen Nasional yang dibangun pada 17 Agustus 1961 untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda ini menjadi saksi sejarah lahirnya Generasi Baru Umat Islam, Generasi 212. terbesar.
terbesar

Kekaguman bukan saja dari dalam negeri, bahkan Kapolri Jenderal Tito menyebut Aksi 212 seperti Arafah saat Haji, juga dari penjuru dunia merasa takjub bangga dimana jutaan Umat Islam Indonesia berkumpul dalam satu lokasi, dimana jutaan umat Islam menggelar sholat Jumat Terbesar yang menjadi salah satu fenomena dunia Islam.

Banyak yang membandingkan jutaan massa Aksi 212 di Monas dengan kondisi jamaah haji di Masjidil Haram Makkah dan saat Wukuf di Arafah. Dari segi jumlah mungkin Aksi 212 di Monas lebih banyak. Sebagai catatan jumlah jamaah haji tahun lalu antara 1,8 2 juta. Sedang Aksi 212 memang belum ada angka pasti, perkiraan moderat sekitar 3 juta massa.
Fatih Seferagic, qori dan hafidz muda yang mendunia, mengungkapkan kekagumannya dengan memposting foto-foto jutaan lautan massa Aksi 212.
fatih


One of the largest Jummah prayers in history was organised yesterday in Indonesia. Subhanallah, tulisnya di akun twitternya @FatihSeferagic, yang di Retwit ribuan followersnya.
Tokoh ulama dari Inggris, Shaykh Mohammed Aslam menyebut Jumatan 212 merupakan jumatan TERBESAR dalam Sejarah.
This was from one of the biggest congregations of Jummah in history which is estimated have had millions in attendance, ujar Shaykh Mohammed Aslam di laman fanpagenya dengan menshare foto dan video Aksi 212.(ts/ppy)